Season : 01
Aku dan kesendirianku
Part
1
Menghilang….
Aku
butuh pelarian, bukan karena aku tidak bertanggungjawab, bukan. Tapi karena aku
memang tidak sanggup dengan semua kenyataan. Ya aku tau ini adalah salah satu
bentuk ketidak bertanggungjawaban dari diriku yang suka kabur dan lari dari
kenyataan.
Sering
kali pula aku hanya ingin menyendiri tanpa ada gangguan dari siapapun. Hanya
ingin hidup sendiri saja, tidak melakukan apapun. Hanya diam dan diam saja.
Pernahkan kalian pun hanya ingin menghilang sejenak. Pernahkan kalian hanya
tidak ingin memikirkan apapun. Pernahkan.
Ya
aku ingin kabur saja, ingin menghilang sejenak. Tak ingin terlihat dan
terserahlah. Aku tak mau melakukan apapun. Tak ingin berbuat apapun. Tak ingin
melakukan apapun.
Mood
ku hancur sejak pagi. Sejak membuka mata aku sudah tak ingin melakukan apapun.
Malas aja rasanya. Ditambahkan dengan beban pikiran dan berbagai macam masalah
lainnya. Hidup ku terasa tak tertata, bukan hancur, hanya tak punya arah
tujuan.
Pernahkan
kalian merasa kalau kalian terlambat untuk memulai, tau-tau yang lain sudah
jauh didepan. Tau kan rasanya tertinggal padahal pernah berjalan Bersama.
Pernahkan kalian merasa dulunya banyak orang disekitar kalian yang bisa diajak
bercerita tentang apapun, tetap sekarang terasa sunyi.
Maaf.
Maafkan aku terlalu melo hari ini. Aku hanya ingin mencurahkan isi hatiku hari
ini. Walaupun semuanya sama saja. Tak ada yang berubah. Semuanya sama.
Menghilang
adalah jalan utama dan pertama. Menghilang. Aku ingin menghilang.
Part
2
Sedang tak Baik-baik saja….
Hatiku
sedang gundah, tetapi aku tak tau kenapa. Semuanya terasa tak sesuai rencana.
Aku kacau. Tapi aku baik-baik saja.
Ku
coba memutup mataku, bukan untuk tidur, tapi hanya untuk membutakan sementara.
Aku ingin menutup kedua telingaku juga. Supaya sunyi. Tapi tanganku sedang tak
ingin bekerja. Menurutku mengangkat tangan setinggi telinga sangat merepotkan.
Jadi kubiarkan saja kebisingan mengusik pendengaranku. Toh aku juga tak
perduli.
Tersenyum.
Kok aku tersenyum. Padahal tidak ada yang menjadi alas an untukku tersenyum.
Kacau sekali perasaanku hari ini. Aku tetap merasa baik-baik saja kok. Tidak
terjadi apapun. Hanya Lelah saja.
Senja
kapan kamu tiba? Aku sudah bosan dengan teriknya matahari hari ini. Aku ingin
segera bertemu dengan bulan. Tapi arunika baru saja dating. Sinarnya sangat
menyilaukan mata. Hmmmm dersik angin-pun mengangguku. Sekali lagi, aku ingin
menutup telinga.
Kedua
tanganku sudah berada ditempat semestinya. Ditelingaku. Untuk apa? Toh aku
masih mendengar perkataan orang-orang tentang keburukan yang aku lakukan dan
yang tidak aku lakukan. Aku tak perduli. Setidaknya mencoba untuk tidak perduli
saja. Tapi aku punya hati, dan aku masih belum bisa mengontrolnya…..
End
ZonaTidak Nyaman….
Makin
hari makin merasa tidak nyaman. Makin hari zona itu memudar. Makin hari aku
dipaksa keluar dari lingkaran. Aku ingin tetap di zona itu, tapi zona nya yang
tidak ingin aku disana. Aku dipaksa keluar, bahkan saat aku tak ingin keluar,
zona nya yang memudar.
Lucu.
Bagaimana ini bisa terjadi? Padahal aku sangat mengenal zona ini. Entahlah.
Mungkin karena terlalu nyaman sehingga aku tak tau apapun.
Kini
aku sudah dipaksa untuk memulai lagi. Mulai ini aku akan memasuki lemabaran
baru, season baru……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar